Belakangan ini banyak banget ke-Bete-an yang terjadi. Apa karena gw lagi panik ma thesis kali' ya, sehingga gw jadi uring2an sendiri. Asli gw takut banget, waktu thesis tuh mepet banget and sampai sekarang rasanya gw belum menghasilkan apa2.
Entries for April, 2007
Tau nggak kenapa kalo' setelah bersin kita sering ngucapin "Alhamdulillah", or orang barat ngucapin "Lucky you!"?
Nah, ternyata kalo' kita bersin tuh jantung kita berhenti berdetak, so after bersin kita ngucapin alhamdulillah or lucky you karena kita masih di beri kehidupan oleh Allah swt.
Bersin=jantung berhenti berdetak. Serem juga ya, walaupun selang waktunya singkat banget yaitu hanya beberapa detik saja.
Semoga info ini bermanfaat bagi kita semua.
Alhamdulillah, setelah sekian lama akhirnya gw mendapatkan jalan keluar buat codingan thesis gw. Yah... walaupun nggak sempurna sih. Senang banget.... Terima kasih ya Allah...
Mencoba menerapkan SDD menggunakan bahasa C. Hasilnya adalah sebagai berikut:
- Gambar asli yang digunakan adalah citra lena bitmap 256x256 dengan ukuran file: 66KB
- Proses dalam program SDDPACK:
- Mengambil piksel dari citra
- Setelah piksel didapat, maka citra akan dikonversi ke dalam matriks sbb:
1 1 5.827917e-01
2 1 4.234963e-01
3 1 5.155118e-01
4 1 3.339515e-01
5 1 4.329066e-01
1 2 2.259499e-01
2 2 5.798069e-01
3 2 7.603650e-01
4 2 5.298231e-01
5 2 6.405265e-01
1 3 2.090694e-01
2 3 3.798184e-01
3 3 7.833286e-01
4 3 6.808458e-01
5 3 4.610951e-01
1 4 5.678287e-01
2 4 7.942107e-01
3 4 5.918259e-02
4 4 6.028691e-01
5 4 5.026880e-02
1 5 4.153749e-01
2 5 3.049987e-01
3 5 8.743672e-01
4 5 1.500950e-02
5 5 7.679504e-01
yang paling kiri itu indeks matriks 5 5 artinya indeksnya 5,5 and nilai pikselnya paling kanan.
- Kemudian matriks tersebut akan diproses SDD-nya
- SDD akan menghasilkan D(matrkis diagonal), X(m-vector),Y(n-vector).
- SDD disimpan dalam fomat binary
3. Hasil dari pemrosesan citra:
- Citra Asli:
- Term-30:
- Term-50:
- Term-100:
HAsilnya adalah sebagai berikut:
| Term | Ukuran File (KB) | Compression Rate |
| 30 | 4 | 93.93% |
| 50 | 7 | 89.39% |
| 100 | 13 | 80.30% |
And Gw harap ini nggak salah alias tidak mengandung bug :p. Amin.....
Alhamdulillah, selalu ada jalan bagi kita yang mau berusaha. Walaupun proses untuk menuju tujuan kita itu tidak selalu berjalan mulus. Yup, untuk mencapai kesuksesan bentuknya tidak selalu manis, tapi insya Allah selalu menghasilkan kemanisan. He..he..he… jadi puitis begini kata-katanya.
Alhamdulillah, untuk saat ini Arun puas dengan pemberian Allah swt. Dia Yang Maha Kuasa selalu memberikan segala keinginanku. Terima kasih ya Allah… aku sangat mencintaiMu. Benar-benar mencintaiMu.
Gw lagi mencoba terapi nih. Yaitu melihat segala sesuatunya dari segi positif dan selalu menghargai atas segala usaha yang gw lakukan, baik yang berhasil maupun yang tidak berhasil. Intinya “love your self more than anyone”. Siapa lagi yang bisa mencintai dan menghargai diri kita kalo’ bukan kita sendiri.
Sekarang ngomongin apa lagi ya? Mengenai thesis aja deh. Sekarang ini kami yang lagi mengerjakan thesis sedang menghitung hari. Kebayang nggak sih, gimana paniknya kami. He…he… untung aja kami saling mendukung satu sama lainnya dan saling memberi semangat, walaupun pada dasarnya kami memiliki persoalan sendiri-sendiri. Thank’s to all my friend. Ganbatte all yang lagi berjuang menulis thesis!!! “You can if you think you can”.
Fiuh, lega banget menumpahkan segalanya… J
~Saat ini gw berusaha untuk tidak mengeluh, no more complaining, please J~
Kemarin gw ke tanjung duren untuk mengunjungi seorang teman lama yang berasal dari Gorontalo. Karena lama tak bertemu, akhirnya dia nyuruh gw untuk menginap di hotel tempat dia nginap. Ya... semalaman kami mengenang dan bercerita tentang masa lalu, saat itu rasanya waktu bagiku terhenti. Gw seakan-akan flash back ke masa lalu. Saat dimana gw berusaha berjuang di daerah lain. Sungguh pengalaman yang menyenangkan. Akhirnya tibalah saatnya gw pulang ke Depok. Ini pertama kalinya di Jakarta gw naik angkutan umum sendiri untuk menuju Depok. Ya intinya bertanya... jadi gw nanya resepsionis hotel gmn caranya supaya ke Depok. Dengan ramah sang resepsionis itu menerangkan angkutan umum mana yang harus gw ambil untuk sampai ke Depok. Awalnya gw deg-degan juga, soalnya gw sendirian. ALhamdulillah, walaupun tempat buat ngambil angkotnya lumayan jauh (gw jalan kaki sebelumnya). Yah, akhirnya gw naik bus juga. Kiraian tuh angkutan bus patas AC ternyata tanpa AC. Mati gw, mana saat itu panas matahri lagi terik2nya. GW masuk ke bus and mencari tempat duduk. Alhamdulillah ada tempat duduk yang tersisa di samping seorang ibu muda yang tengah memangku anak perempuannya. Duduklah gw di dekat jendela (pikir gw, entar jendelanya mau gw buak supaya ada angin yang masuk), eh ternyata jendelanya rusak nggak bisa dibuka. Walhasil gw berpanas2 ria, mana di bus berbagai macam bau2an bercampur jadi satu... asli gw hampir saja muntah dengan berbagai macam bau keringat yang nggak jelas... akhirnya gw ambil splash cologne and gw semprotkan di telapak tangan gw supaya gw bisa mencium aroma terapi yang katanya bisa merilekskan itu. Berhasil...berhasil..berhasil... hore... (ini mah di film dora..). Yup, seperti kata lily di bus tuh yang namanya pengamen nggak henti2nya naik dan turun. Sepanjang perjalanan gw liat tuh pengamen satu2. Pengamen yang pertama seorang bapak dengan tubuh yang kelihatannya bugar sambil menggendong anak (entah apakah itu anaknya atau bukan) menyanyi nggak jelas sambil tepuk tangan. Lagu yang dia nyanyikan pun separuh2 malah sempat juga dia lupa liriknya dan langsung menyambung lagunya tadi dengan lagu lain (sumpah, gw hampir saja ketawa). Dalam pikiran gw "nih bapak malas banget ya, punya badan yang bagus buat kerja and kelihatan masih kuat. Jadi kuli kek supaya bisa dapat duit dengan tidak meminta-minta". Gw nggak ngasih duit ke bapak2 itu. Pengamen kedua. Seorang anak gadis seumuran anak SMP. Tertawa-tawa masuk bus karena kernetnya nyolek2 dia (gw jadi kasihan ma tuh anak gadis). Ya, sama ma bapak yang pertma tadi, dia nyanyi sambil tepuk tangan (nggak kreatif banget sih), mana dia menyanyi dengan suara fals lagi, abis gitu dia cuman nyanyi 5 menit sambil membagi-bagikan amlopnya. Karena gw duduk di pojok, amlop dia nggak sampai ke gw. Emang sih, gw nggak minat ngasih dia. Di seberang jalan gw malah melihat ada anak yang lebih kecil dari dia menjadi pedagang asongan. Rasa kasihan gw jadi hilang ma tuh anak gadis, dia masih bisa kerja yang lain selain menjadi pengemis. Lagian kalo' gw ngasih juga malah nggak mendidik dia lagi, maklum anak seperti mereka tuh mentalnya udah mental peminta-minta. Gw nggak mau memanjakan dia dengan memberikan uang. Akhirnya sampailah gw di Depok, gw naik angkot 129 menuju kelapa dua. Penumpangnya hanya 4 orang, 3 di belakang (termasuk gw) and 1 di samping pak sopir. Ibu2 berjilbab ma yang di samping pak supir turun. Tinggallah gw ma seorang ibu berpakaian sederhan. Sepertinya gw kenal deh ma itu ibu. Gw berpikir dimana ya gw pernah tau nih ibu? Tak lama kemudian tuh ibu ngajak gw ngobrol nggak jelas, gw cuma iya-iya aja krn nggak ngerti maksud pembicaraan tuh ibu, tidak lama kemudian tuh ibu minta duit, dia bilang "tolong adik bayarkan ongkos angkot saya, karena saya sudah kehabisan uang, nanti Allah yang balas semua perbuatan baik adik". Aha... akhirnya gw ingat, gw pernah liat tuh ibu di kampus, meminta uang Rp. 5.000 ke gw dengan alasan yang sama and gw kasih 2.000 saat itu krn gw juga bawa duit pas2an saat itu. Pertemuan kedua kami tuh saat gw makan di warung pinggir jalan bersama seorang teman and dengan alasan yang sama dia meminta uang. Nah, kali ini pertemuan kami yang ketiga di angkot. Mmm.... dasar nih ibu, emang dah jadi mata pencharian dia nipu orang dengan mempermainkan rasa simpatik seseorang. Akhirnya tujuan gw dah hampir sampai and gw bilang ke itu ibu "Maaf Bu, saya juga lagi nggak punya uang." and gw turun dari angkot, tinggallah ibu itu bersungut-sungut di angkot. Ya ampun, kalo' semua tunas2 bangsa di Indonesia kaya' gitu mau jadi apa negara kita ini. Ck....ck...ck... Cape' deh...
Nah, sekarang kejadian hari ini. Entah mimpi apa gw semalam sampai hal ini terjadi. Gw memutuskan turun di stasiun pondok cina jalan menelusuri rel kereta untuk menuju UI Depok. Gw berjalan and tiba2 ada seorang pria naik motor berhenti di dekat gw hampir nabrak gw. Gw berbalik ke dia and taunya dia itu mengedipkan mata ke gw. Gubrak... nih orang kenapa... Gila, akhirnya gw jalan and nggak balik2 ke orang itu. Ya ampun... iseng banget tuh orang...
<p>He...he... Kalo' disuruh milih antara nulis thesis atau eksperimen? Gw lebih memilih nulis eksperimen ketimbang nulis thesis. Gila, ternyata susah banget ya. Gw jadi super deg2an nih. Dan masalah yang paling sering timbul jika kita nulis itu nggak tau apa yang akan ditulis. Wah...wah... kacau ini... <br /> <br /> Oh iya, kemarin gw iseng-iseng nyari panduan nulis thesis, alhamdulillah ada. Buat kalian yang mau download alias kalo' dalam bahasa Indonesia istilah itu dah diganti dengan mengunduh loh
,<a href="http://budi.insan.co.id/books/thesis/">klik_ini</a>
</p>
<p>Karena mentok dengan nulis thesis walhasil, gw berencana main game. Ternyata semua game yang ada di PC gw dah gw tamatin mulai dari chen study program, cake mania 2 (Back to the backery) sampe' dinner dash 3 (Flo's on the Go). Bahaya nih... waktu gw lebih banyak habis terbuang karena game padahal deadline thesis tinggal 2 bulan lagi. Wuah... serem abis dah...<!--!--<span--><!--!--<span--><!--!--<span--><!--!--<!--<span--><!--!--!--<span--><!--!--!--<span--></p>
</!--<span></!--<!--<!--<span></!--!--<span--></!--!--<span--></!--!--<span--></!--!--<!--<span--></!--!--!--<span--></!--!--!--<span-->