ringkasan beberapa hari dalam hidup gw... mule dari 21-22 ags dl
Posted by Pezzy at 12:47 AM on August 28, 2004.
Sabtu - Minggu, 21 - 22 Agustus 2004
sebenernya mustinya hari ini gw ke ultah Koni di automal.. tapi tiba2 sampe cipinang mobil gw mengeluarkan bunyi yg mengerikan jadilah kami balik ke rmh karna takut aje gitu ya kalo tau2 tu mobil dudut meledak.. duaaaaarrrrr... ga ada lagi deh yg namanya pezzy takarai.. ntar pada cedih!! ih narcist.. sudah.. lanjut... akhirnya gw lgs ke plasem aja gitu kan naek motor.. nyampe sana depan time break melihat teman2ku di dlm lagi pada makan.. tapi berhubung ga pernah ngepar jadi ga berani masuk.. akhirnya dmz jemput gw keluar.. skdr catt dia jg ngepar lho!! hehehe.. menunggu menunggu teman2ku kaga pada mao cabut2.. akhirnya rencana cabut jam 8 molor jadi 1/2 10 malem!! parah2... kan cyerem piny yg nyetir malem2 gitu.. bener aja kan? lampu dpn lupa dinyalain.. belok kasi sen baru pas ud belok.. hihihihi.. kacauwww... tapi seru2... ketawa ketiwi sepanjang jalan.. pake acara muter cuman buat liat papan RS international Bintaro.. parah2...taunya lurus pulak.. hahahha... kacauwww.. trus sampe sono jam 11-an malem gituh.. lgs mule syuting adegan pembukaan ama adegan babu diomel2in... jam 2 pagi kita masak mie makan2.. kacauw gitu aernya ampe kering.. wakakkaa... trus bobo jam 3 pagi.. gw sekamar ama dmz di atas.. suddenly *bleb* mati lampu aja lowww... ud gitu yg ga mati cm di buletan tmpt GeTe ama phiny bobo.. curang!! dibangunin ga mao lagi.. alhasil gw, itie, thia, ama nia pindah gitu ke sono.. tu anak tiga pake acara gelar bantal segala... gw sih ud mendominasi sofa merah.. wekekek... akhirnya jam 4 gitu gw baru tidur.. oiya, sblm bobo ada kecelakaan yg menyebabkan telunjuk kanan gw kepotong...kecil sih.. tapi gw gitu loh!!ngeliat darah lgs ekstrim serasa diptg.. gara2nya sih sok mo ngunci pintu.. nasib...
bangun jam 6.. dibangunin pada susah bgt yakk... akhirnya jam 1/2 7 ato jam 7 kita sarapan ke McD.. bayangkan sodara2 naek infinity ber8!!! parah2... akhirnya maem2 bikin pe-er math ama biology pulak di McD... akhirnya balik, melanjutkan syuting... ancur2.. trus jam 2-an pas bonyoknya phiny dtg kita pulang deh.. senenk pokoknya... ga bisa dijelaskan dgn kata2...
Egoisme manusia (aku!)
Posted by Pezzy at 12:28 AM on August 8, 2004.
Manusia memang identik dengan egoisme. Tak pernah puas dengan apa yang sudah diraih dan dimiliki. Selalu ingin lebih. Ingin milik orang lain. Ingin sesuatu yang terkadang tidak mungkin dapat dimiliki. Namun manusia tetap menginginkannya. Hal-hal paling mustahil di dunia menjadi ambisi terbesar bagi manusia untuk diraih. Mungkin egoisme dituang terlalu banyak dalam diri manusia. Mungkin Tuhan telah salah menakar dosis egoisme dalam diri manusia. Hingga jadilah manusia-manusia yang egois dan tak pernah puas.
Mungkin kau berpikir mengapa aku berpikiran seperti itu. Terlalu kejam. Terlalu menggurui. Terlalu sok tahu.
Namun aku berani berkata “Aku memang tahu.” Karena aku sendiri sungguh mengalaminya. Ya, aku memang manusia! Dan aku tahu kalau aku egois. Tidak hanya aku, namun juga kau dan semua manusia-manusia lain di dunia ini yang masih merasa dan memiliki jiwa manusia dalam dirinya. Mungkin kau dan semua manusia-manusia itu tidak pernah sadar akan egoisme yang ada dalam diri manusia.
Atau mungkin kau dan semua manusia-manusia itu sadar, namun kalian tak mampu bahkan tak mau mengakuinya. Mengakui egoisme yang ada dan tertanam dalam diri manusia. Egoisme yang selalu menghantui, bahkan merajai diri manusia. Lalu mengapa? Mengapa manusia tetap saja egois? Dan mengapa manusia tidak mau mengaku?
Aku egois. Ya, aku egois! Manusia yang egois. Aku menginginkan sesuatu yang bukan milikku. Sesuatu yang tidak Tuhan anugerahkan padaku. Aku ingin sesuatu yang menjadi milik orang lain. Sesuatu yang bahkan terasa takkan pernah dapat aku raih. Lalu mengapa? Mengapa aku masih saja mengharapkannya?
Tuhan memang baik. Dulu sekali, aku memohon agar aku dipertemukan olehmu. Ya, memang Tuhan memang baik. Tuhan mengabulkannya. Aku bertemu denganmu. Di suatu waktu, suatu masa, suatu tempat. Mungkin lebih baik jika kukatakan aku melihatmu. Entah bila engkau melihatku. Mungkin kau melihatku. Sekilas dan tidak berarti. Kecil, kecil di matamu. Mungkin memang seperti itulah aku. Kecil dan tidak berarti.
Namun aku sungguh. Sungguh bahagia melihatmu. Walaupun hanya sejenak di suatu waktu, suatu masa, suatu tempat. Bersyukur. Mungkin itu yang aku katakan. Mungkin itu yang terwujud dalam hatiku. Dalam segala kata-kataku. Segala doaku.
Namun kau tahu? Dalam hatiku, aku mengharap lebih. Lebih. Seperti manusia dengan egoisme yang ada. Ingin lebih dari yang diraih dan dimiliki. Aku kembali berbisik pada Tuhan dalam hatiku yang egois. Bila saja Tuhan mengizinkan aku untuk bertemu lagi denganmu. Mungkin dalam suatu waktu, suatu masa, suatu tempat yang lain.
Bulan demi bulan berlalu. Bayang wajahmu mulai memudar dari hati dan ingatku. Memudar namun tak pernah hilang. Luntur namun masih menyisakan noda. Bekas setitik dalam hatiku, dalam ingatku. Terkadang saat aku ingat dan memikirkanmu, enyahkan kau dari pikirku rasanya susah sulit. Namun kupikir aku berhasil melupakanmu. Menghapus jejakmu dalam hatiku, dalam ingatku.
Saat aku bersuka karena telah kulupakanmu, kau kembali hadir. Datang. Dalam suatu waktu, suatu masa, suatu tempat yang lain. Rupanya Tuhan masih mengingat bisikanku. Harapku dalam kelam malam sunyi berbulan-bulan yang lampau. Kau dan aku kembali berjumpa.
Kusangka telah lupa akan dirimu. Namun bayang wajahmu yang mulai memudar kembali nyata. Nampak jelas dalam hatiku, dalam ingatku. Lagu yang dulu pernah terdengar dalam kalbu kembali mengalun. Tenang dan damai. Hatiku masih mengingatmu! Degup jantungku menyerukan aku masih mengharapmu. Mengharapmu, sesuatu yang mungkin takkan pernah dapat kuraih. Mengharapmu, milik manusia lain yang semakin jauh dari tanganku.
Berkas sinar mentari kembali hangat menerangi hatiku. Sunyi dan kelam berganti riuh dan terang. Rasanya ingin aku menari, bernyanyi. Bersyukur. Ya, itu yang kulakukan dan kukira kulakukan. Bersyukur. Berterima kasih atas perjumpaan kembaliku denganmu. Yang saat telah memudar dan kulupa, namun kembali hadir menyemarakkan hariku.
Kukira aku telah puas. Tak lagi akan berharap. Berhenti. Berhenti. Namun aku manusia. Manusia dengan egoisme. Selalu ingin lebih dari yang diraih. Selalu ingin sesuatu yang tak dapat dijangkau. Aku kembali ingin bertemu denganmu. Mengenalmu. Lebih dekat. Lebih dalam.
Kembali aku berbisik pada Tuhan, jika aku dapat kembali bersua denganmu. Berulang kali kembali Tuhan mengabulkan bisikku. Saat bayangmu mulai memudar. Saat kukira hadirmu tak lagi jadi mimpi dan harapku. Perjumpaan kembali menyapa. Sinar mentari kembali menyinari. Dalam rupa sesosok manusia. Dalam raut sebuah wajah. Dalam bentuk seraut senyum.
Berulang dan berulang. Hal ini terus berulang. Bertemu. Berpisah. Berharap. Berbisik. Pudar. Lupa. Hilang. Jumpa. Datang. Kembali. Sinar. Harap. Ingin. Egois. Ya, aku manusia. Manusia dengan egoisme. Ingin sesuatu yang lebih dari yang kuraih.
Aku mulai lelah. Mulai berhenti berharap. Kurasa telah tiba waktuku untuk berhenti berbisik akan harapku padamu. Berhenti. Aku ingin berhenti. Ingin kuhapus segala jejakmu dalam hatiku, dalam ingatku. Kini aku berbisik pada Tuhan. Sekali lagi perjumpaan terakhir jika dikehendaki. Terakhir. Sekali lagi.
Berbulan-bulan berlalu. Menit rasa abad. Hancur. Hancur. Berhenti berharap. Melupakan. Sulit. Namun tiba lagi saat kita berjumpa. Dalam suatu waktu, suatu masa, suatu tempat. Saat tak kuharap. Saat tak ku siap. Kembali kau hadir. Menyemarakkan hatiku. Mewarnai hariku dengan makna-makna kelabu. Denting-denting lagu yang sama kembali mengalun. Mengiringi detak nadiku.
Namun aku tetap manusia. Manusia yang egois. Ingin selalu lebih dari yang diraih. Ingin sesuatu milik orang lain yang tak mungkin terjangkau. Kini kembali ku berbisik pada Tuhan. Janganlah ini menjadi yang terakhir. Bila sekarang berpisah, kuharap nanti. Dalam suatu waktu, suatu masa, suatu tempat yang lain. Kuharap perjumpaan kan kembali menyapaku. Aku dan kau.
Open House
Posted by Pezzy at 12:07 AM on July 25, 2004.
capek sekali ngurusin OH... hahahahha.. mabok2 bikin stressssssssssssssssssss.... lagi benci bgt ama cewe manja, reseh, sok imut, najiez lo!!!!!!!!!!!!!!
Open House
Posted by Pezzy at 12:06 AM on July 25, 2004.
Decision to Love
Posted by Pezzy at 03:18 PM on July 3, 2004.
Decision to Love
I’ve decided to love
Though there’s no reason for me to love
But who knows when will I really love someone?
No one knows
I don’t know either
But
I’ve decided to love
A person I know I shouldn’t love
Loving you is a trouble for me
Though it makes me happy everyday
I’m not feeling fine with this
I’ve decided to love
You and not others
Though it hurts me and make me feel lonely
I don’t know what makes me love you
But
I’ve decided to love
You and not others
Not to reach you but let you go
I’ve decided to love
You and not others
Maybe you won’t know that I love you
But
I’ve decided to love
It’s just a feeling inside
And I think you don’t need to know that
I’ve decided to love
You.
©pezzy
July 2, 2004
Decided to someone that I’ve decided to love ^o^
2 days to RAPOR!!!!!!!!!
Posted by Pezzy at 09:14 PM on June 15, 2004.
mampusssssssssss... dua hari lagi gw terima rapor.. adoh ga bgt deh!! tatutttttttt... huah.. mana gosipnya 10/7 anak ga naek, anak IPA semua lageh.. parah2.. gawat2.. plis dong jgn gw!!!!!!!!!! aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
apalagi ya?? oiya, tadi ke PB maem2 di Pizza Hut ama HasQ.. kekeke.. kenyang sekalee... nyummy~
terus2 tadi beli bukunya mas Chairil Anwar yg Aku ini Binatang Jalang.. kya~ senank.. sebenernya pgn beli yg AKU-nya Sjumandjaya tapi kondisi keuangan tidak mencukupi.. hiii.. kasian deh lu!! hehehe..
wakz.. waiting is wasting ya! bete deh nungguin rapor.. tapi tatut tatut tatut..
terus2 kemaren sabtu ketemuan ama sebagian anak2 neo di bunkasai-nya binus. ada ule, via, edo, ditha, merry & cowonya, willy & cewenya, ama wa.